Langsung ke konten utama

PROGRAM TRANSFORMASI: LANGKAH PENTING BAGI KESUKSESAN (Bagian 7)


  

Identitas dan manajemen akses (identity and access management/IDAM) adalah salah satu fondasi paling penting dan sering diabaikan untuk transformasi yang berhasil

IDAM menjelaskan pengelolaan pengguna individu, otentikasi, otorisasi, dan hak istimewa mereka di dalam atau di seluruh sistem serta batasan perusahaan dengan sasaran meningkatkan keamanan dan produktivitas sembari mengurangi biaya, waktu henti, dan tugas yang berulang. Sistem yang mendapatkan identitas dan hak pengelolaan akses jauh lebih mungkin untuk berhasil menjalani transformasi yang kuat dan siap di masa depan.

Strategi IDAM apa pun perlu dimulai dengan identitas tunggal yang kuat terlindungi. Lembaga dan sistem pendidikan yang beralih sebagian atau sepenuhnya ke awan harus sangat berhati-hati untuk membangun solusi identitas yang konsisten, aman, dan terukur. Ketika Anda beralih ke awan, identitas menjadi bidang kontrol Anda, menjaga aset-aset inti Anda di tempat dan di awan.

Kebanyakan pelanggaran dapat dilacak balik ke kredensial yang dikompromikan. Semakin banyak orang mengandalkan layanan awan dan sumber daya online, maka semakin sulit mengelola identitas secara efisien dan efektif. Biasanya, setiap layanan awan memiliki nama pengguna dan kata sandi uniknya sendiri.

Dalam banyak kasus, orang menanggulangi penyebaran banyak identitas digital ini dengan menggunakan metode idiosinkratik (khas untuk setiap individu) untuk mengelola pintu masuk online dari akses ke sumber daya.

Mekanisme penanggulangan ini berkisar dari pendekatan berteknologi rendah seperti menempelkan catatan tempel pada monitor komputer berisi informasi sign-on, hingga solusi perangkat lunak pengelola kata sandi yang lebih canggih, yang menyimpan dan mengelola banyak nama pengguna dan kata sandi individu di satu tempat.

Beberapa pengguna menggunakan opsi “lupa ID pengguna dan kata sandi” di banyak situs yang mereka kunjungi untuk mereset kata sandi dan mulai baru, dengan kata sandi lain untuk dikelola.

Yang kini semakin tren di banyak sekolah, akademisi, dan universitas adalah memungkinkan peserta didik, pendidik, dan staf untuk menggunakan ID sign-on tunggal guna mengakses sumber daya pendidikan online yang sesuai dalam institusi mereka, serta di situs/layanan eksternal.  

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PROGRAM TRANSFORMASI: LANGKAH PENTING BAGI KESUKSESAN (Bagian 3)

  “Transformasi digital pendidikan sama pentingnya dengan perubahan budaya seperti halnya teknologi.” Mr. Sunil Hettiarachchi Sekretaris Kementerian Pendidikan Sri Lanka “Hal pertama yang biasanya dipikirkan orang adalah perangkat. Namun, transformasi digital lebih dari sekadar teknologi. Nyatanya, Anytime Anywhere Learning Foundation memperkirakan bahwa kurang dari 10 persen pekerjaan yang diperlukan untuk membuat one-to-one  berhasil melibatkan perangkat.” Bruce Dixon, Mitra Pendiri, Anytime Anywhere Learning Foundation   Lalu, apa jawabannya? Mulailah dengan berinvestasi dalam pengembangan visi bersama yang kuat. Dokumen visi merupakan pengungkapan keadaan akhir yang diinginkan. Rasio perangkat one-to-one  bukanlah deskripsi yang memadai tentang keadaan yang diinginkan, melainkan sebatas cara untuk mewujudkannya. Alih-alih, visi tersebut mengungkapkan apa yang dimungkinkan oleh teknologi ini dalam konteks pembelajar, sekolah, sistem, dan masyarakat. Untuk mendapat...

PEMBELAJARAN PROFESIONAL UNTUK PENGAJAR

  5 bidang yang memiliki dampak yang terbukti positif :   1.   Pendampingan dan Pembinaan Menurut Smith dan Ingersoll, pendampingan dan pembinaan intensif yang mencakup observasi kelas serta umpan balik yang teratur membantu meningkatkan kualitas pengajar. Pendampingan dan pembinaan adalah cara bagus untuk membantu pengajar mendiagnosa kebutuhan pembelajaran peserta didik, mengembangkan keterampilan manajemen kelas, dan mengambil pedagogi baru yang spesifik untuk mata pelajaran mereka.   2.   Kelompok Mata Pelajaran dan Kelas Pengajar membuat peningkatan dnegan saling mengamati ruang kelas, mengenali dan memecahkan masalah yang muncul, serta bersama-sama meningkatkan pembelajaran setiap peserta didik. Kelompok mata pelajaran dan kelas adalah cara fantastis untuk menyatukan para pengajar sehingga mereka dapat lebih mudah mendiskusikan berbagai pendekatan, merencanakan mata pelajaran, dan memeriksa kemajuan peserta didik. Bekerja dan belajar bersama juga telah ter...

Kerangka Literasi Digital Indonesia

Secara umum yang dimaksud dengan literasi digital adalah kemampuan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi (TIK), untuk menemukan, mengevaluasi, memanfaatkan, membuat dan mengkomunikasikan konten/informasi, dengan kecakapan kognitif maupun teknikal. Ada banyak model kerangka ( framework ) untuk literasi digital yang dapat ditemukan di internet, dengan ragam nama dan bentuk. Setiap model memiliki keunikan dan keunggulannya masing-masing. Untuk memperkaya khasanah dan diskursus tentang literasi digital di Indonesia, maka ICT Watch merilis tawaran alternatif "Kerangka Literasi Digital Indonesia". Kerangka ini didisain berdasarkan pengalaman ICT Watch menjalankan program pilar Internet Safety  "Internet Sehat" sejak 2002 dan dilanjutkan dengan pilar Internet Rights dan Internet Governance  yang berkesinambungan hingga saat ini. Kerangka Literasi Digital Indonesia terdiri atas 3 (tiga) bagian utama, yaitu: 1) proteksi ( safeguard ), 2) hak-hak ( rights ), d...