Langsung ke konten utama

Membuat Video Presentasi Dengan Videoscribe atau Sparkol

Pernah membuat video pembelajaran yang menarik?
Dengan Videoscribe atau Sparkol, video presentasi guru seolah-olah menulis dengan tangan.

Tahapan produksinya adalah:

1. Pre Production
    Guru membuat ide/konsep presentasi yang akan dibuat animasinya. Misalnya kita akan membuat
    animasi pembelajaran tentang Matematika Kelas 12 SMA, yaitu Integral. Maka kita buat materi
    Integral nantinya akan dibagi menjadi integral tertentu dan integral tak tentu. Selanjutnya isi materi
    tiap bagian adalah definisi dan rumus integral tersebut. Jangan lupa sertakan soal dan
    pembahasannya. Semuanya diketik di Word, dengan judul Storyboard. Contoh Storyboard ada di
    bawah ini.

2. Production
    Di tahap ini kita buka fake email dengan mengetik di Google, "10minutemail" akan memberikan
    email sederhana yang hanya berlaku selama 10 menit. Selanjutnya buka laman Videoscribe dan
    daftarkan fake email sebagai registrasi pertama yang berlaku selama 10 hari. Klik "OK" maka kita
    akan menuju ke canvas sparkol yang masih memiliki watermark.
    Tahap selanjutnya adalah menuangkan ide-ide tersebut seolah-olah kita mengetik di PowerPoint
    namun canvasnya tidak terbatas. Kombinasikan dengan warna-warna pada tulisannya dan sertakan
    gambar-gambar yang sudah disediakan videoscribe atau bisa diundu sendiri. Agar menarik, tangan
    si penulis bisa berbentuk pen atau tangan memegang pena atau bahkan tangan saja yang bisa
    bergerak mengikuti bentuk tulisan kita.

3. Post Production
    Setelah desain presentasi sudah jadi, tempatkan icon kamera ke bentuk presentasi yang diinginkan,      agar Sparkol mengenal animasi yang diinginkan si penulis. Setelah itu sisipkan musik yang
    disediakan videoscribe dan bisa juga diisi oleh suara si penulis agar animasi ini seperti presentasi.
    Simpan, dan bisa diimport ke bentuk MP4.

Contoh Storyline:  https://drive.google.com/open?id=1l7SC-mfPevWTYjnOLoZmvW-C2HJUJolW
Contoh Videoscibe: https://drive.google.com/open?id=1H4xvvfbbnzTm-qRKvHfoYItyzozYS1_L

Materi Pembuatan Video Pembelajaran dengan Sparkol:
https://drive.google.com/open?id=1pBN-aAwzcyZNw4sSVS-4XtxAGQjwLqyK
https://drive.google.com/open?id=1binvFOLxdqNrFjky3m0vOZe4Cfp0dvwt


Komentar

Postingan populer dari blog ini

PROGRAM TRANSFORMASI: LANGKAH PENTING BAGI KESUKSESAN (Bagian 3)

  “Transformasi digital pendidikan sama pentingnya dengan perubahan budaya seperti halnya teknologi.” Mr. Sunil Hettiarachchi Sekretaris Kementerian Pendidikan Sri Lanka “Hal pertama yang biasanya dipikirkan orang adalah perangkat. Namun, transformasi digital lebih dari sekadar teknologi. Nyatanya, Anytime Anywhere Learning Foundation memperkirakan bahwa kurang dari 10 persen pekerjaan yang diperlukan untuk membuat one-to-one  berhasil melibatkan perangkat.” Bruce Dixon, Mitra Pendiri, Anytime Anywhere Learning Foundation   Lalu, apa jawabannya? Mulailah dengan berinvestasi dalam pengembangan visi bersama yang kuat. Dokumen visi merupakan pengungkapan keadaan akhir yang diinginkan. Rasio perangkat one-to-one  bukanlah deskripsi yang memadai tentang keadaan yang diinginkan, melainkan sebatas cara untuk mewujudkannya. Alih-alih, visi tersebut mengungkapkan apa yang dimungkinkan oleh teknologi ini dalam konteks pembelajar, sekolah, sistem, dan masyarakat. Untuk mendapat...

PEMBELAJARAN PROFESIONAL UNTUK PENGAJAR

  5 bidang yang memiliki dampak yang terbukti positif :   1.   Pendampingan dan Pembinaan Menurut Smith dan Ingersoll, pendampingan dan pembinaan intensif yang mencakup observasi kelas serta umpan balik yang teratur membantu meningkatkan kualitas pengajar. Pendampingan dan pembinaan adalah cara bagus untuk membantu pengajar mendiagnosa kebutuhan pembelajaran peserta didik, mengembangkan keterampilan manajemen kelas, dan mengambil pedagogi baru yang spesifik untuk mata pelajaran mereka.   2.   Kelompok Mata Pelajaran dan Kelas Pengajar membuat peningkatan dnegan saling mengamati ruang kelas, mengenali dan memecahkan masalah yang muncul, serta bersama-sama meningkatkan pembelajaran setiap peserta didik. Kelompok mata pelajaran dan kelas adalah cara fantastis untuk menyatukan para pengajar sehingga mereka dapat lebih mudah mendiskusikan berbagai pendekatan, merencanakan mata pelajaran, dan memeriksa kemajuan peserta didik. Bekerja dan belajar bersama juga telah ter...

Kerangka Literasi Digital Indonesia

Secara umum yang dimaksud dengan literasi digital adalah kemampuan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi (TIK), untuk menemukan, mengevaluasi, memanfaatkan, membuat dan mengkomunikasikan konten/informasi, dengan kecakapan kognitif maupun teknikal. Ada banyak model kerangka ( framework ) untuk literasi digital yang dapat ditemukan di internet, dengan ragam nama dan bentuk. Setiap model memiliki keunikan dan keunggulannya masing-masing. Untuk memperkaya khasanah dan diskursus tentang literasi digital di Indonesia, maka ICT Watch merilis tawaran alternatif "Kerangka Literasi Digital Indonesia". Kerangka ini didisain berdasarkan pengalaman ICT Watch menjalankan program pilar Internet Safety  "Internet Sehat" sejak 2002 dan dilanjutkan dengan pilar Internet Rights dan Internet Governance  yang berkesinambungan hingga saat ini. Kerangka Literasi Digital Indonesia terdiri atas 3 (tiga) bagian utama, yaitu: 1) proteksi ( safeguard ), 2) hak-hak ( rights ), d...